Tidak dapat di pungkiri hidup dengan kedua orang tua yang lengkap adalah dambaan dan idaman bagi setiap orang, mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua dan orang-orang di sekitar kita terutama keluarga dekat adalah cita-cita bagi setiap orang. tapi itu tidak berlaku buat diriku karena sejak lahir aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari seorang "bapak", meskipun begitu aku bersyukur aku masih bisa mendapatkan kasih sayang dari ibu, kakek dan nenek.
Masa kecilku di desa, tepatnya Desa Pelemsengir, Kecamatan Todanan Kabupaten Blora, adalah masa-masa yang sangat menyenangkan, bangun pagi mandi di kali, pergi sekolah, pulang sekolah menggembala kambing, main bola, mengaji di malam hari adalah aktifitas yang aku jalani sejak dari SD sampai SMP. karena sejak SMK aku mulai indekos di blora dan pulang ke pelemsengir seminggu sekali.
Bisakah aku kembali kemasa itu?itulah pertanyaan yang masih teringiang-ngiang dalam fikiranku, kadang aku sering berimajinasi seandainya aku dapat memutar waktu ingin sekali aku kembali ke masa-masa itu, tapi apalah daya waktu tidak dapat di putar kembali yang ada hanyalah mengingat dan mengenang masa-masa itu sambil berharap di hari tua nanti aku bisa kembali mengulang masa kecilku yaitu hidup di kampung.
Terlahir dari keluarga yang tidak utuh memang sering menjadi halangan sewaktu mejalani aktifitas di masa kecilku, semisal tanda tangan rapot atau ada perkumpulan wali murid aku sering kebingungan, karena kakekku sudah tua dan pendengarannya agak kurang juga sibuk sekali di sawah, jadi jika ada perkumpulan wali murid jarang sekali ada yang menjadi waliku, masih ingat ketika aku mengambil surat kelulusan sewaktu SMK aku sampai meminta tolong temenku untuk menjadi waliku dan mengambil surat kelulusanku.
Mungkin ini sudah takdir dari allah swt. yang sudah di gariskan sebelum aku dilahirkan dan harus aku jalani dengan ikhlas hati, karena allah pasti punya rencana yang indah yang tidak aku ketahui.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar